Surakarta, 24 Agustus 2026 — Program Studi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah turut ambil bagian dalam kegiatan METAMORFOSA (Masa Eksplorasi Tarbiyah Membangun Orientasi Masa Depan) 2026 yang diselenggarakan oleh DEMA Fakultas Tarbiyah. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (24/8) di Lapangan Basket UIN Raden Mas Said Surakarta tersebut menjadi salah satu rangkaian pengenalan lingkungan akademik dan program studi bagi mahasiswa baru.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh program studi di lingkungan fakultas mendapatkan kesempatan secara bergantian untuk memperkenalkan budaya akademik dan karakteristik masing-masing program studi kepada mahasiswa baru. Program Studi Tadris Biologi diwakili oleh Sekretaris Program Studi Tadris Biologi, Triana Atika Zulfa, M.Pd., yang menyampaikan materi mengenai pengenalan budaya akademik dan kehidupan perkuliahan di Tadris Biologi.
Dalam pemaparannya, Ibu Atika mengajak mahasiswa baru untuk tidak merasa terbebani apabila saat ini masih belum sepenuhnya yakin dengan pilihan program studi yang mereka ambil. Menurutnya, proses menemukan arah dan tujuan akademik merupakan bagian dari perjalanan mahasiswa. “Kalau hari ini masih belum yakin dengan pilihan program studi, itu hal yang wajar. Semua membutuhkan proses. Yang penting, mulai dari sekarang kita memiliki rencana, empat tahun ke depan kita ingin menjadi apa dan ingin berkembang ke arah mana.” Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam pengenalan budaya akademik Tadris Biologi. Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk menjalani perkuliahan, tetapi juga diajak membangun kesadaran mengenai tujuan pendidikan dan kompetensi yang ingin dikembangkan selama menjadi mahasiswa.
Ibu Atika juga memperkenalkan kekhasan Program Studi Tadris Biologi yang mengintegrasikan potensi lokal di sekitar UIN Raden Mas Said Surakarta dengan nilai-nilai keislaman dalam proses pembelajaran. Integrasi tersebut menjadi salah satu karakter yang membedakan pembelajaran biologi di Tadris Biologi, sehingga mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep biologi secara teoritis, tetapi juga diajak melihat keterkaitannya dengan lingkungan, kehidupan masyarakat, dan nilai-nilai keislaman.
Mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan berbagai aktivitas akademik yang akan mereka jalani selama menempuh pendidikan. Kehidupan mahasiswa Tadris Biologi tidak hanya berkutat pada kegiatan perkuliahan di kelas, tetapi juga mencakup praktikum, penelitian, kegiatan organisasi, serta berbagai aktivitas pengembangan kompetensi.
Lebih lanjut, Ibu Atika menjelaskan bahwa lulusan Tadris Biologi memiliki ruang pengembangan karier yang luas. Lulusan tidak hanya dipersiapkan untuk menjadi guru biologi, tetapi juga dapat mengembangkan kompetensi di bidang pengembangan media pembelajaran, penyusunan bahan ajar, penelitian, maupun kewirausahaan berbasis biologi, seperti pengembangan usaha hidroponik dan berbagai bidang lain yang relevan dengan kompetensi biologi dan pendidikan.
Melalui pemaparan tersebut, mahasiswa baru diajak untuk melihat pilihan Program Studi Tadris Biologi secara lebih luas. Kuliah bukan sekadar proses untuk memperoleh gelar, melainkan perjalanan untuk membangun kompetensi, menemukan potensi diri, dan mempersiapkan kontribusi di masa depan. Ibu Atika juga menyampaikan bahwa tidak semua mahasiswa memasuki perguruan tinggi dengan pilihan program studi yang sejak awal menjadi pilihan utama. Namun, pilihan yang dijalani saat ini tetap dapat menjadi ruang terbaik untuk bertumbuh.
“Boleh jadi Tadris Biologi bukan pilihan pertama. Tetapi ketika pilihan itu sudah menjadi pilihan kita hari ini, mari kita jadikan ini sebagai pilihan terbaik. Tidak perlu terus melihat ke belakang, tetapi mulai membangun apa yang bisa kita lakukan dari pilihan yang ada sekarang.”
Di penghujung pemaparan, ibu Atika mengingatkan mahasiswa baru bahwa perjalanan selama empat tahun di perguruan tinggi akan menjadi proses yang dinamis. Pengetahuan, pekerjaan, bahkan rencana masa depan seseorang dapat mengalami perubahan. Namun, ada satu hal yang diharapkan tetap melekat dalam diri setiap mahasiswa, yaitu kemampuan untuk memberikan manfaat.
“Pekerjaan bisa berubah, tetapi manfaat akan tetap. Selamat datang mahasiswa Tadris Biologi. Semoga perjalanan kalian selama di sini menjadi perjalanan yang bermakna dan bermanfaat.”
Kehadiran Tadris Biologi dalam METAMORFOSA 2026 diharapkan dapat membantu mahasiswa baru mengenal lebih dekat budaya akademik, karakter pembelajaran, aktivitas, serta peluang pengembangan diri di Program Studi Tadris Biologi. Lebih dari sekadar pengenalan program studi, kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan optimisme mahasiswa dalam memulai perjalanan akademiknya di UIN Raden Mas Said Surakarta. (Atika/Editor).


BIOTA GEAR UP! READY TO EXPLORE, READY TO EXPERIENCE: Eko-Edukasi & Character Building 2026
1 pekan yang lalu - Berita
BIO-ESSAY STRATEGIC SEMINAR 2026: Smart Writing for a Sustainable Future
1 pekan yang lalu - Seminar
BIOTA 2026: Grow Together, Connect Forever, Bangun Kebersamaan Keluarga Tadris Biologi
1 pekan yang lalu - Berita